Setelah
mengetahui berbagai macam khasiat dan keajaiban madu, tentu kita akan merasa
sayang sekali jika makanan ini sampai rusak karena kita salah menyimpan. Madu
sebenarnya makanan yang tahan lama dan tidak akan rusak selama tahunan, bahkan
pernah ditemukan madu Mesir yang sudah berusia 5000 tahun dan kualitasnya masih
baik. Yang membuat madu menjadi rusak adalah kandungan air di dalam madu, dan
sifat madu yang hidroskopis ( menarik air) sehingga membuat madu jadi gampang
bereaksi dengan lingkungan sekitar atau mengalami fermentasi.
Ada 3 hal pokok dalam menyimpan
madu:
1. Simpan di wadah yang terbuat dari
kaca, dan tertutup rapat.
Simpan
di wadah yang terbuat dari kaca, dan tertutup rapat.Jika menyimpan madu di
wadah yang mengandung logam atau plastik, ditakutkan asam pada madu akan
bereaksi dengan wadah dan menjadi racun jika dikonsumsi. Menutup wadah
rapat-rapat untuk mencegah madu menyerap uap air dari lingkungan ( sifat
hidroskopis ), karena madu sendiri sudah mengadung air sekitar 10-20% (standart
FAO).
2. Simpan di tempat yang kering
Simpan
di tempat yang kering, dengan suhu ruangan 10-27 derajat Celcius. Karena sifat
hidroskopis, maka madu bisa menyerap uap air di lingkungan dan menyebabkan madu
terfermentasi dan menghasilkan alkohol. Menyimpan madu di lemari es bisa
menyebabkan madu menjadi beku dan merusak beberapa enzym penting yang berguna
bagi tubuh.
3. Hindarkan dari tempat yang terkena
cahaya matahari atau panas
Madu
apabila terkena cahaya matahari atau panas secara langsung bisa membuat zat
anti bakteri menjadi rusak.