Dalam rangka meningkatkan
pendapatan dan kemandirian para petani, peternak, pengrajin dan para seniman di
NTB, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
telah menjalin kesepakatan bersama degan Persatuan Restoran dan Hotel
Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat tentang pemanfaatan produk local di hotel
dan restoran.
Produk-produk local tersebut
meliputi : bahan-bahan pokok olahan makanan dan industry, hasil industry
kerajinan dan kesenian tradisional. Salah satu produk yang masuk dalam kategori
tersebut yang sudah menjadi produk unggulan di Nusa Tenggara Barat adalah Madu.
Stand JMHS di serbu pengunjung
tampak produk madu JMHS di tangan pengunjung
Di arena Gebyar Madu Nusantara dan
Minum Madu di depan Kantor Gubernur NTB.
Jaringan Madu Hutan Sumbawa
(JMHS) menjadi salah satu partisipan pada ASEAN One Village One Product (OVOP).
JMHS mewakili produk-produk kehutanan yang berbasis masyarakat dengan kualitas
produk yang baik. Ini sebuah pengakuan dari kementerian terhadap kiprah
Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS).
