Tuesday, August 13, 2013

Ciri-Ciri Madu Alami dan Asli



Aroma, Setiap madu berasal dari bunga yang beraneka jenis. Lebah hanya merupakan medium (tempat) proses pembentukan madu. Maka, secara alamiah madu harus memiliki kesamaan dasar dari jenis bunga. Selama madu tidak dicampur bahan lain dan selama tempat penyimpanan, maka madu akan menimbulkan reaksi aroma yang harum dari bunga tempat asalmula cairan tersebut diambil Lebah. Seperti madu Pahit Pelawan yang berasal dari Bunga Pelawan atau madu Kamper yang mempunyai aroma bunga pohon Kamper.Maka dari itu, jika anda ingin membeli madu alami maka cium terlebih dahulu produk madu yang anda beli tersebut, apakah terdapat aroma yang khas dari suatu bunga atau tidak ?
Tidak membeku di Freezer, Madu yang baik, tidak selalu kental. Madu yang diperoleh dari hutan umumnya encer seperti susu (Ilustrasinya jika anda melihat susu yang diperas dari Sapi/ Kambing, maka bentuk alamiahnya tidak kental). Madu yang alami dan asli, jika dimasukkan dalam freezer (kulkas/ lemari es) selama 3 x 24 jam tidak akan beku/ tidak mengkristal keras. Jika anda menemukan madu yang membeku (membentuk kristal keras) jika dimasukkan dalam Freezer, maka dapat dipastikan dalam madu tersebut terdapat kandungan air (dimana air ini umumnya digunakan sebagai pelarut gula pasir/ gula jawa/ gula aren sebagai penambah rasa manis bagi madu yang tidak asli).
Tidak basi, Selama masih tidak dicampur cairan gula, cuka, sirop maka madu tersebut tidak akan basi. Madu yang alami dan asli dapat disimpan selama berbulan-bulan bahkan tahunan. Sehingga jika anda ingin memilih stock makanan yang dapat disimpan dalam jangka waktu lama, maka pilihlan madu sebagai salah satu alternatifnya.
Kandungan Madu, Menurut ahli gizi, kandungan madu terdiri dari Glukosa, Protein, dan Mineral (seperti zat besi, tembaga, kalsium, Kalium, natrium, magnesium, dan phosfor). Dimana semuanya tersbeut merupakan zat-zat esensial bagi tubuh. Sebagai contoh glukosa yang merupakan sumber kalori / energi bagi tubuh.
Khasiat, Madu hutan liar akan memberikan khasiat yang lebih baik daripada madu ternakan. Dari segi harga memang madu hutan lebih mahal, namun dari segi khasiat madu hutan bagi tubuh jauh lebih baik. Sehingga jika anda ingin berinvestasi dalam hal kesehatan tubuh, maka disarankan untuk rutin meminum madu hutan liar yang alami dan asli  dari produk kami ini.


Source: http://ciri-cirimadualamidanasli.blogspot.com

Friday, January 18, 2013

Madu dapat mengobati berbagai jenis penyakit



Sepanjang sejarah, madu sudah digunakan manusia untuk mengobati berbagai jenis penyakit, namun baru beberapa periode ini antiseptik dan antibakteri yang berasal dari madu bisa dijelaskan secara kimiawi.

Efek Osmotik

Madu memiliki efek osmotik. Pada dasarnya madu merupakan campuran dari monosakarida dengan aktifitas air yang rendah, kebanyakan molekul air selalu berhubungan dengan gula dan juga mikroorganisme. Hal ini membuat madu menjadi media yang tidak bagus untuk mikroorganisme berkembang biak.

Hidrogen Peroksida

Hidrogen Peroksida terbentuk dari pelepasan yang lambat oleh enzim glukosa oksida yang ada di madu. Hal ini terjadi jika madu dicairkan, dimana oksigen dibutuhkan untuk rekasi ini, aktif hanya jika keasaman madu dinetralisasi oleh cairan tubuh, dapat dihancurkan oleh adanya enzim pencerna protein, dan akan hancur jika madu terpapar panas atau sinar.
Madu juga dapat menonaktifkan logam bebas, yang tidak akan mengkatalisis pembentukan radikal oksigen bebas dari hidrogen peroksida, yang menyebabkan peradangan. Juga, unsur antioksidan dalam madu membantu membersihkan radikal bebas oksigen yang ada
.
C6H12O6 + H2O+O2 à C6H12O7+H2O2 (reaksi oksidasi glukosa)

Pada saat madu digunakan (seperti dioleskan pada luka) hydrogen peroksida dihasilkan saat madu mencair terkena cairan tubuh. Sebagai hasilnya, hydrogen peroksida dilepaskan perlahan lahan dan menjadi antiseptik.

Pengobatan penderita diabetes

Madu juga sudah terbukti bisa digunakan untuk pengobatan luka pada penderita diabetes dimana pasien tidak bisa menggunakan antibiotik.
Karena manisnya dari madu berupa fruktosa dan apabila masuk kedalam tubuh akan langsung diubah menjadi energi tanpa perlu hormon insulin untuk mengubahnya.Sehingga dapat menyembuhkan penderita diabetes.

Keasaman

Keasaman (PH) madu berkisar dari 3.2 sampai 4.5. Kondisi asam ini dapat mencegah tumbuhnya bakteri.

Metilglioksal

Aktivitas antibiotic non peroksida disebapkan oleh metilglioksal (MGO) dan komponen sinergi yang tidak dikenali. Kebanyakan madu mengandung MGO yang sangat rendah, namun madu manuka mengandung MGO yang sangat tinggi. Tingkat sinergi dalam madu manuka dua kali lipat lebih dari aktivitas antibakteri MGO.

Efek nutraseutikal

Antioksidan dalam madu pernah diujikan pada tikus dan mampu mengurangi kerusakan yang terjadi di usus besar. Hal ini sesuai dengan pengobatan tradisional.

Pengobatan sakit tenggorokan dan batuk

Madu juga sudah digunakan berabad-abad untuk mengobati sakit tenggorokan dan batuk, dan sesuai penelitian yang baru dilakukan, madu dapat meredakan batuk.

Aplikasi medis lainnya

Beberapa studi menunjukkan penggunaan madu dapat mengurangi bau badan, bengkak, dan mengobati luka. Madu telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk konjungtivitis pada tikus. Madu dipasteurisasi secara luas diyakini dapat mengurangi alergi, meskipun tidak secara komersial disaring atau madu mentah terbukti lebih efektif dibandingkan plasebo dalam studi terkontrol dari 36 peserta dengan alergi pada mata.